MELIHAT ANTUSIASME GERAKAN LITERASI SE-CIAYUMAJAKUNING

Geliat untuk meningkatkan minat membaca buku-buku baru dan lama makin terus dikonsistensikan. Pada kesempatan ini, saya khususnya salut dan mendukung penuh terhadap apa yang dilakukan oleh Forum Taman Bacaan Masyarakat Ciayumajakuning (Cirebon Kabupaten/Kota, Indramayu, Majalengka dan Kuningan).

Komunitas ini pada awal Maret 2017, bertempat di TBM Nurul Huda Desa Sindanghaji Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka, mendeklarasikan diri sebagai penggiat literasi Ciayumajakuning. Tentu saja, tujuannya supaya minat masyarakat pada bacaan meningkat di wilayahnya masing-masing.

dokumentasi pribadi

Secara pribadi saya memantau, melihat, dan mengikuti sebagian kegiatan. Karena kesibukan saya tidak bisa ikut seluruh kegiatan literasi itu. Kegiatan itu cukup menarik, karena bukan hanya menggelar buku di tempat tempat umum, tetapi juga wisata literasi ke tempat obyek wisata yang ada di Majalengka, Cirebon serta kabupaten lain yang nanti akan dikunjungi.

Kami, Dody Jaya, Imam Muhamad, Zaenal, Irwan serta beberapa teman di penggiat literasi yang hadir menikmati panorama alam yang ada di Majalengka, terutama ketika melihat langsung terasering tanaman bawang yang dikenal dengan sebutan Panyaweuyan.

Tentunya, kami sependapat bahwa dunia literasi tidak melulu membahas soal buku. Berwisata sambil membawa buku, dibaca di tempat sejuk itu juga merupakan salah satu caranya. Atau memegang ponsel, mencari tahu informasi tentang tempat itu juga aktifitas menarik.

Selanjutnya pada awal April 2017 lalu, komunitas literasi Ciayumajakuning juga mengadakan pertemuan di sebuah komplek perumahan di wilayah kota Cirebon, masih masuk area Majasem. Kami berdiskusi, merencanakan, membahas buku-buku, membicarakan topik dan kegiatan yang akan dilakukan. Terutama untuk Kabupaten Kuningan yang akan segera menggelar game.

dokumentasi pribadi

Pagi hari Minggu itu, gelaran buku dijajarkan menggunakan alas terpal. Selain itu ada story tellling, baca puisi dan lain lain yang menyenangkan menyangkut buku. Sebagian aktifis juga berbicara akrab dengan para anak-anak yang ada di sekitar komplek stadion Bima. Sebagian asyik memotret kegiatan, karena bagaimanapun juga harus ada satu orang yang mendokumentasikan. Terkadang bergantian memotret, karena yang memotret sudah pasti tidak akan masuk dalam jejak kegiatan itu. Dalam hal ini, semua berterima kasih kepada yang memotret.

dokumentasi pribadi

Acara memang tidak berlangsung sangat meriah seperti hajatan, namun aura semangat dan antusias serta respon yang bagus diantara pengunjung lapak buku di stadion Bima itu, sudah cukup dikatakan acara tersebut sukses digelar.

Lelah memang dirasakan, tetapi hampir semuanya tidak peduli. Kami bergerak ke pelabuhan Cirebon, di sana selfie-selfie. Membentangkan spanduk banner. Tidak sempat baca buku, tetapi membaca situasi dan meneguhkan diri bahwa kami siap dan selalu ingin memajukan minat membaca buku, mengenalkan buku-buku, sekaligus juga mengajarkan berdongeng yang kini sudah jarang dilakukan.

dokumentasi pribadi

Kami bertekad dan konsisten (semoga) untuk mengadakan pertemuan setiap bulannya. Tempat dan lokasi bergantian, yang jelas menurut wilayah kabupaten/kota yang mendapat giliran. Nanti pada awal bulan Mei, pertemuan akan kembali digelar di Kabupaten Kuningan.

Herik Diana

Perintis dan pengelola TBM Haidar Di Desa Cisambeng Kec. Palasah Kabupaten Majalengka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: