PERPUSTAKAAN JALANAN BEKASI PUNYA CERITA

dokumentasi pribadi

Berawal dari kesukaan membaca dan terinspirasi dari kota – kota lain yang lebih dahulu mengadakan kegiatan perpustakaan jalanan seperti Bandung, Cilegon, dan Magelang, maka timbullah keinginan untuk suatu hari nanti bisa membuat perpustakaan jalanan juga di Bekasi. Awalnya agak berat karena sudah berupaya mengumpulkan buku – buku tapi hasilnya tidak maksimal. Respon yang diterima pun tidak sesuai ekspetasi yang diharapkan. Namun seiring waktu berjalan, tidak sengaja di sebuah kegiatan pergerakan penggalangan donasi untuk petani Kendeng kami menemukan beberapa orang yang sedang melaksanakan lapak bacaan dari perpustakaan Atap Usang. Di situlah keinginan yang sempat tertimbun muncul untuk dilaksanakan kembali.

Waktu itu teman – teman di Cikarang, yang dikelola oleh Yofi dan yang lainnya, yang lebih dahulu membuka lapakan ketimbang kami dan melalui merekalah kami berbicara panjang lebar untuk mempelajari bagaimana cara mengadakan perpustakaan jalanan (perpusjal). Mungkin memang sudah ditakdirkan teman – teman untuk melaksanakan perpusjal karena tidak sengaja di Bekasi pun ternyata sudah ada yang memulai lapak bacaan gratis di ruang terbuka. dan kami pun juga melakukan survey kelapakannya untuk kembali mempelajari teknis yang dinamakan perpustakaan jalanan. Dan ternyata niatan kami disambut antusias oleh Bang Iwan Botnik selaku pelopor pelaku perpusjal di Bekasi dengan memberikan begitu banyak buku cerita anak – anak yang beliau punya.

Dari situlah kurang lebih 2 mingguan kami kembali mempublikasi penggalangan pengumpulan buku, dan di tanggal 14 mei 2017 kami melaksanakan pelapakan bacaan gratis pertama. Sejauh ini buku – buku yang kami lapakan berasal dari donatur baik dari teman – teman dekat maupun teman baru yang melihat publikasi yang kami suarakan. Tujuan dari pengadaan perpusjal tidak muluk, hanya ingin menjadikan budaya membaca digemari. Kami sering mendengar, katanya orang Indonesia itu sangat minimal ketertarikan untuk membaca. Namun setelah beberapa kali kami melakukan pelapakan ternyata itu salah! memang tidak banyak orang yang suka membaca tapi bukan karena tidak mau melainkan karena sulitnya mendapatkan buku – buku untuk dibaca secara gratis atau dipinjam untuk dibawa pulang. Lapakan bacaannya sendiri biasa digelar 2 minggu sekali di Danau Duta Harapan dan di alun – alun Kota Bekasi.

dokumentasi pribadi

Alhamdulillah sejauh ini banyak sukanya dari pada dukanya. Hehehe. Lebih banyak respon positif yang diterima walaupun tetap ada yang acuh. Karena perpus jalanan dilaksanakan secara berkelompok sehingga pelaksanaannya bisa maksimal. Individu – individu yang melaksanakan perpusjal ini datang dari kampung baru, Kaliabang Tengah. Ditambah setiap pelapakan biasanya kami mengajak kawan kami yang mempunyai keterampilan tertentu untuk turut meramaikan sehingga suasana lebih hidup. Ya, kami membutuhkan biaya operasional untuk mewujudkannya namun bisa teratasi dengan celengan yang kami buat dan diedarkan setiap kali sedang berkumpul.

Berbicara tentang pengunjung yang hadir, mereka cukup variatif dari berbagai usia. Mulai dari anak – anak, orang dewasa sampai orang tua. Namun yang sangat jarang ditemui berkunjung ke lapak kami adalah remaja. Yaa mungkin karena belum waktunya saja.

dokumentasi pribadi

Banyak kejadian – kejadian menarik yang terjadi selama pelapakan bacaan berlangsung! Yang paling sering terjadi adalah pengunjung yang terkejut karena baru tahu ada kegiatan tersebut. Beberapa orang ingin membayar setelah mengikuti kegiatan keterampilan yang ada di perpusjal tapi tentunya kami tolak. Sampai ada yang seketika itu juga, sang pengunjung pulang ke rumah untuk memberikan alat – alat tulis yang dipunyai karena begitu ingin mengapresiasi kegiatan kami lakukan.

Bayu

Pengelola perpustakaan jalanan Bekasi

7 thoughts on “PERPUSTAKAAN JALANAN BEKASI PUNYA CERITA

  1. Semangat terus kaka kaka perpusjal tak,akan ada yang sia sia perjuangan untuk menjadi generasi maju dan sukses

    1. Kami sudah memberikan alamat email Bapak ke teman-teman perpusjal Bekasi. Mereka yang akan menghubungi Bapak. Terimakasih sebelumnya.

  2. Saya punya buku2 bekas anak saya kebanyakan buku pelajaran sekolah sd -smk kira2 di butuhkan nggak ya di sana? Trimakasih. Maaf sebelumnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: